Saturday, March 16, 2013

mengetahui, menyukai, menghayati

Beberapa hari lalu baca kembali komik kungfu boy edisi terbaru dan menemui kata2 yang cespleng banget,

Mengetahui tidak bisa melebihi yang Menyenangi, begitupun juga yang Menyenangi tidak bisa melebihi yang Menghayati..

Kalimat di atas berlaku untuk semua profesi, coba kita ambil contoh seorang musisi baik itu seorang pengamat musik, pemain gitar, drum, keyoardist, pianist, composer, produser, dsb

Musisi Mengetahui, cuma sekedar mengetahui ilmunya mungkin dia belum sadar passion dia sebenearnya dibidang apa. Bole jadi karena ikut-ikutan, terpaksa sehingga mau gak mau mesti tahu ilmunya dan itupun sekedar tahu, tidak mendalami secara keseluruhan tentang profesinya. Contoh yang kita dapat lihat label musik atau stasiun TV yang ada acara musiknya yang hanya mengetahui ilmu tentang bisnisnnya tapi terkadang hanya mengejar rating, dapat iklan banyak, tanpa memikirkan dampak dari apa yang mereka buat terhadap masyarakat.

Musisi Menyukai, nah kalau yang ini kebanyakan bakalan  expert dibidangnya karena dia menekuni musik karena SUKA ! Apapun halangannya pokoknya kalau sudah cinta mah, maju teruss sampai gak inget waktu, lupa makan, lupa anak, lupa istri hehe bahkan ada yang bersedia gak dibayar jika temen atau sahabat meminta bantuan jasanya sebagai musisi.

Namun terkadang saking cintanya dengan profesinya lagi-lagi dia tidak memikirkan imbas dari apa yang ia lakukan, apa yang ia contohkan, apa yang ia katakan baik itu kepada orang-orang lingkungan sekitarnya, apalagi dia sudah menjadi public figure, dampaknya sangat cepat menyebar kalau positif sih bagus tapi kalau yang disebar negatif ? wasalam.

Musisi Menghayati, kalau yang ini bukan sekedar menyukai tapi menghayati profesinya sampai ke tingkat level spiritualitas. Dia menyukai, mencintai sekali profesinya, namun dalam  menekuni profesinya dia mengerti bahwa kebebasan dan kepentingan dia dalam berekspresi, bereksperimen, berbisnis, dll dibatasi juga dengan kebebasan dan kepentingan orang lain. Jika perbuatan, percontohan, karakter masih inline atau saling menguntungkan untuk kebaikan orang banyak maka lanjut ! namun jika akan berakibat negatif bagi orang2 dia tidak akan teruskan dan akan mencari ide lain yang lebih positif.

Jadi, semua yang dia lakukan bukan hanya sekedar menyukainya namun lebih sebagai ibadah, syiar untuk kebaikan dalam perjalanan menuju Tuhan.

udet

@papiudet
http://udet.web.id
http://MacaroniMami.com

 

Monday, February 25, 2013

diam untuk bergerak

Masih satu hubungan dengan postingan sebelumnya yaitu melakukan terobosan dalam hidup untuk keluar dari rutinitas yaitu  dengan diam. Insight ini saya dapatkan saat mengikuti seminar singkat dengan Mas Erbe Sentanu penulis buku Quantum Ikhlas di Pesta Wirausaha 2013. Beliau mengatakan dasarnya bergerak adalah diam maka jika ingin 'bergerak' 'diamlah'.

Diam dan Bergerak ini bukan dalam arti harfiah yaitu diam dan bergerak saja namun mempunyai arti lebih dalam lagi. Kembali lagi terhadap rutinitas kita sehari hari dan disaat bersamaan kita juga ingin berubah, ingin selalu memperbaiki diri, ketika kita ingin berinovasi namun otak rasanya mentok, buntu karena terjebak pada rutinias sehari2 apalagi hidup di kota Jakarta yang serba cepat !

Cobalah mendekat kepada alam, coba pergi ke taman, ke sungai, pengalaman saya coba mendekat ke alam yaa contoh kecil yang ada disekitar kita melihat burung dibelakang rumah yang lagi asik ngejemur matahari pagi, melihat ikan di kolam belakang, mendengar dan  menikmati suara percikan air kolam , semut yang berjalan-jalan mencari makan di celah2 rumput, cicak yang mengambil sisa makanan yang terjatuh di lantai. Subhanallah Allah telah menciptakan sistem yang sempurna untuk mengatur alam ini.

Dari mengamati hal-hal kecil disekitar kita yang berkaitan dengan alam,  terpikir who's create all this amazing nature, amazing system, amazing planet, amazing universe !? this is a sign of GOD existing.

Mendekatkan diri kepada Alam menurut saya salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah, Alam merepresentasikan kehadiran Allah, amatilah alam dan cepat atau lambat kesibukan hati, pikiran, dan tubuh  perlahan-lahan akan damai dan tenang. Jika sudah tenang, segar, damai maka mulailah bergerak lagi dan bergerak pun dengan pikiran yang sadar diri alias lebih mengenal diri  sendiri lebih dalam.

Semoga kita selalu menjadi hamba yang selalu mengingat Allah, karena dengan mengingat Allah maka hati akan tenang.

http://udet.web.id
http://macaronimami.com
@papiudet

Tuesday, January 22, 2013

cara melakukan terobosan hidup

Joss banget statement Pak Gubernur Jokowi pada saat di wawancara ketika blusukan ke daerah korban Banjir Jakarta beberapa hari lalu. " Pada saat kemarau musim panas, kita jangan terjebak pada rutinitas sehari-hari lagi, kita harus melakukan terobosan ! "

Kalimat tersebut maknanya dalam banget buat saya, tidak hanya dalam konteks banjir namun dalam hal apa saja dalam hidup kita.  Ketika pingin melakukan perubahan besar dalam hidup baik itu secara karir, keuangan, hubungan sosial, spiritual. Keinginan saja tidak cukup namun harus disertai kenekatan untuk action atau berani keluar dan bertindak dari rutinitas yang sering kita lakukan tanpa sadar.

Asal muasal terciptanya kehidupan rutinitas kita adalah pola hidup yang turun menurut baik itu dari orang tua, lingkungan, situasi, ataupun pergaulan.Nah inilah yang kita harus sadar dengan sebenar-benarnya sadar dengan rutinitas pribadi kita.

Begitu sadar dengan rutinitas kita, barulah kita korelasikan dengan impian kita apakah sudah sinkron dengan melakukan pola hidup yang sama  saat ini, akan menghasilkan output yang lebih ? pikirin sendiri deh hehe..

Maka jika ingin terobosan baru, maka kita harus menerobos juga rutinitas kita sehari-hari.Namun ingat ! pasti ada gesekan yang membuat kita tidak nyaman beberapa waktu sebelum menjadi rutinitas baru bagi kita, begitu seterusnya :)

So....

more you do more you get,

more you give more you get !!

Just do it, Just give it !

udet

 

Tuesday, December 25, 2012

nekad saja bersyukur

SOMBONG, Nabi SAW telah bersabda " Barangsiapa tawadhu karena Allah, maka Allah akan meninggikannya, dan barang siapa sombong, maka Allah akan merendahkannya".. dan barangsiapa rela dengan sedikit, dia akan mendapatkan banyak. Barangsiapa rela dihina ia akan mulia. Relalah dengan kerendahan sehingga keadaanmu akan berbalik. Barangsiapa merendah dan rela pada takdir, Allah SWT akan meninggikannya, sesungguhnya Allah Maha kuasa atas segala sesuatu (Menjadi Kekasih Allah oleh  Syaikh Abdul Qadir al-Jailani)

Tawadhu = Rendah Hati

Pesan di atas ogut dapat dari broadcast message dari Bokap dan menarik perhatian di kata-kata "rela sedikit untuk dapat banyak" ini sama artinya dengan " Sesungguhnya jika kami bersyukur, niscaya Allah akan menambahkan nikmat kepadamu. Tetapi jika kami mengingkari nikmat Allah maka pasti adzab Allah amatlah pedih ( QS Ibrahin:7)

Sederhananya jika kita sedang dilanda kekurangan apapun itu finansial, materi, pekerjaan, hubungan dsb maka bersyukurlah, nah lo !

Lagi susah kok disuruh bersyukur intinya sih begitu, mikir realistis aja, begitulah kira kira tapi yaa itulah solusinya. Yang ngomong bukan lagi pakar ilmu pengetahuan namun langsung dari DIA, Allah SWT jadi nekad saja bersyukur.

Pengalaman ogut memang butuh latihan untuk nekad bersyukur dan perlu kenekatan tingkat tinggi, setelah dicoba, coba, dan dicoba maka sesungguhnya nikmat Allah itu dekat sekali dengan kita asal syarat kebahagiaan kita, kita sederhanakan atau kita gampangin lagi

misal : saya bahagia dan merasa sukses karena hari ini saya dapat ilmu dan belajar lebih , saya bahagia dan merasa sukses karena sampai saat ini masih diberi nikmat sehat, nikmat keluarga sehat, teman baik, pekerjaan halal, rumah tempat berteduh, anak sehat, makan cukup bahkan lebih dsb.

mari #nekadsyukur

Tuesday, December 4, 2012

syukur

Senin malam kemarin saya nonton acara Mobbed di B Channel yaitu acara reality show America dimana episode nya "Best Wedding Proposal Ever !! " Dimana seorang wanita di "kerjain" abis-abissaaan oleh pacarnya dengan tujuan melamarnya untuk menjadi istri dan langsung nikah di TKP !

watch this video and cry a bit



Satu kata KEREN !!

Jika kita lihat wanita ini nangisss sejadi-jadinya dari mulai di restaurant dimana dia mulai dikerjain sampai prosesi pernikahan dan berlanjut lagi. Dia nangis bukan karena sedih melainkan nangis karena sangking senengnya, sangking bahagianya sampai-sampai gak brenti-brenti tuh nangis.

Nah pause dulu sampai disini, ganti topik

Beberapa hari lalu saya membaca buku "Dahsyatnya Syukur" karangan Syafil Al-Bantanie. Salah satu bab dikisahkan :

"Siti Aisyah menuturkan, Suatu malam, Rasulullah SAW datang kepadaku dan kami tidur di tempat tidur hingga tubuh beliau bersentuhan dengan tubuhku. Setelah beberap saat, beliau berkata. " Wahai putri Abu Bakar, izinkanlah aku bangun untuk beribadah kepada Tuhanku." Aku menjawab,' Saya senang berdekatan dengan bagina tapi saya mengizinkannya.

Kemudian Beliau bangun, pergi ke tempat air dan berwudhu, lalu sholat. Beliau mulai menangis hingga air matanya membasahi dadanya, kemudian Beliau rukuk dan terus menangis lalu sujud dan terus menangis lalu mengangkat kepala dan terus menangis. Beliau dalam keadaan demikian sampai Bilal datang dan memanggil Beliau untuk sholat subuh.

Aku bertanya kepada Beliau, ' Apakah yang menyebabkan Baginda menangis wahai Rasulullah, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa Baginda, baik yang dahulu maupun yang akan datang? '

Beliau menjawab, ' Tidaklah engkau suka aku menjadi seorang hamba yang bersyukur?"......

Nah mungkin Kakak2 bisa menangkap korelasinya dengan topik yang di atas dengan kisah Rasulllah barusan, dimana wanita itu menangis habis2-an sangking bahagianya dia, bersyukurnya  dia, bertuntungnya dia mendapatkan pasangan hidup yang dapat membahagiakannya.Dengan packaging acara Mobbed tersebut yang mana butuh persiapan  matang banget, dari director, talent2 yang jumlah ratusan, tempat, latian, lighting, dan sebagainya.

Lalu saya baru dapat membayangkan sedikiitt banget gambaran Rasullulah ketika beliau menangis  pada sholat dimalam hari sampai subuh bukan untuk meminta kepada Allah namun sebagai ucapan rasa syukur, bahagianya Beliau kepada Allah atas segala nikmat-nikmatNYA, Subhanallah..

Tidak perlu persiapan khusus, sesungguhnya kenikmatan2 itu sudah ada disekeliling kita jika kita fokus terhadap apa yang sudah kita miliki dan tidak fokus apa yang ingin kita miliki. Seperti kesehatan, teman baik, tempat berteduh, pekerjaan, penghasilan, anak, istri, keluarga, makanan, minuman, dan sebagainya.

PRnya adalah lagi2 butuh kesadaran spiritual bukan hanya aktivitas religius untuk mencapai hal tersebut semoga kita semua adalah hamba2 yang ahli dalam bersyukur..Amieenn

udet

 

Tuesday, October 9, 2012

di diri dia ada Dia

Suatu ketika anak-anak Bani Israil berkata pada Musa " Wahai Musa, kami ingin mengundang Tuhan untuk makan malam bersama kami. Tolong katakan pada Tuhan agar Ia mau menerima undangan kami!" Dengan penuh kemarahan Musa menjawab, " Tidaklah kalian tahu bahwa Tuhan melampaui kebutuhan akan makanan?" Tetapi tatkala Musa naik ke bukit Sinai, Tuhan mengatakan padanya, " Mengapa kamu tidak memeberitahukan undangan makan malam itu pada-Ku? Hamba2-Ku telah mengundang-Ku; katakan pada mereka Aku akan datang pada perjamuan makan malam mereka hari Jumat Malam."

Musa mengabarkan hal itu pada Bani Israil dan kemudian setiap orang membuat persiapan besar selama beberapa hari. Pada Jumat malam, seorangtua datang dari perjalanan yang jauh. " Aku sangat lapar " katanya pada Musa. " Mohon beri aku sesuatu untuk kumakan." Musa mengatakan, " Sabarlah, Tuhan akan datang. Bawalah timba ini dan ambilah air di sumur. Kamu juga akan membantu melayani Tuhan." Orang tua itu mengambil air dan meminta makanan lagi, tetapi tidak seorang pun memberinya makanan sebelum Tuhan tiba. Waktu berjalan, detik demi detik, tapi akhirnya setiap orang mulai protes pada Musa yang telah menipu mereka.

Musa naik ke bukit Sinai dan berkata, "Tuhanku, aku malu di hadapat setiap orang karena Kau tidak datang sebagaimana yang telah Kau janjikan." Tuhan menjawab., " Aku datang. Aku mendekatimu, tetapi ketika Aku katakan bahwa Aku lapar, kamu menyuruh-Ku untuk mengambil air. Kuminta lagi tetapi kau suruh untuk melayani. Baik kamu maupun umatmu tidak bisa menyambut-Ku dengan penuh kehormatan."

"Tuhanku, seorang  lelaki tua datang dan minta padaku makanan. Tetapi dia adalah mahluk hidup belaka."

"Aku bersama hamba-Ku itu. Menghormatinya berarti juga menghormati-Ku. Melayananinya berarti melayani-Ku. Seluruh kolong langit dan isi bumi terlalu kecil untuk memuat-Ku, tetapi tidak demikian dengan hati hamba-hamba-Ku. Aku juga tidak makan dan minum, tetapi menghormati hamba-Ku adalah juga menghormati-Ku. Memperhatikan mereka berarti memerhatikan-Ku.

Begitulah kisah yg saya kutip dari bukunya mas Syahril Syam, The Secret of Attractor Factor. Jleb banget pas kata2

"Seluruh kolong langit dan isi bumi terlalu kecil untuk memuat-Ku, tetapi tidak demikian dengan hati hamba-hamba-Ku"

Sesungguhnya di diri dia (manusia) ada DIA.

Wednesday, September 26, 2012

kejutan khosyi di pagi hari

Today is my birthday and this morning I get a very special prise from my daughter. Subhanallah Alhamdullilah surprise !!